Daerah  

Rano Karno: Keberagaman Jakarta adalah Kekuatan, Bukan Ancaman

JAKARTA,Majapahittv.com -| Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri perayaan Aktualisasi Nilai-Nilai Paskah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama masyarakat di Taman Fatahillah, Sabtu (18/4). Di tengah suasana khidmat yang dihadiri ribuan jemaat, ia menekankan pentingnya semangat pembaruan, toleransi, dan kebersamaan dalam menjaga Jakarta tetap inklusif.

Dalam sambutannya, Rano menyebut Paskah sebagai momentum refleksi yang relevan dengan dinamika Jakarta sebagai kota besar yang terus berkembang dengan keberagaman tinggi.

“Paskah membawa pesan harapan dan pembaruan. Ini sejalan dengan semangat Jakarta sebagai kota yang dinamis, beragam, dan terus bergerak maju,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri sekitar 5.000 jemaat, terdiri atas pemuda gereja dari Keuskupan Agung Jakarta, perwakilan tujuh aras gereja, aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMD, serta berbagai unsur masyarakat. Kehadiran lintas kelompok ini mencerminkan kolaborasi yang terus dijaga dalam merawat harmoni sosial.

Rano menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berlandaskan empati dan kepedulian.

“Pembaruan di Jakarta bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih empatik, saling menghargai, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya ruang yang setara bagi seluruh warga, termasuk melalui penyediaan fasilitas publik yang inklusif mulai dari transportasi hingga ruang terbuka yang dapat diakses semua kalangan tanpa diskriminasi.

Menurutnya, keberagaman Jakarta justru menjadi kekuatan yang harus terus dirawat melalui dialog dan interaksi lintas budaya.

“Perbedaan bukan potensi konflik, melainkan sumber kekayaan yang memperkaya kehidupan kota,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rano turut menyinggung capaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di kawasan ASEAN versi Global Residence Index 2026, dengan skor keamanan 0,72. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga nilai persaudaraan dan toleransi melalui semangat kebersamaan.

“Melalui semangat #JagaJakarta, mari kita rawat kebersamaan agar Jakarta tetap menjadi kota global yang aman, nyaman, inklusif, dan merangkul semua,” pungkasnya.**[DaBon]