JAKARTA,Majapahittv.com -| Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima audiensi dari Broadwayang Production terkait rencana pementasan musikal Sayap Cinta: Habibie & Ainun. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, ini membahas penguatan ekosistem seni pertunjukan, khususnya musikal, di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelaku seni yang terus mendorong lahirnya karya-karya kreatif. Menurutnya, perkembangan seni pertunjukan menunjukkan ekosistem kebudayaan Indonesia yang semakin dinamis. Pemerintah, kata dia, membuka ruang dukungan melalui berbagai skema, termasuk pemanfaatan platform Dana Indonesiana yang telah menjangkau ratusan komunitas seni di berbagai daerah.
Produser sekaligus sutradara muda Mikail Edwin Rizki menjelaskan, produksi musikal ini merupakan upaya eksplorasi kreatif dengan memadukan unsur tradisi dan modernitas. Melalui konsep “Broadwayang”, pertunjukan ini menggabungkan kekuatan wayang orang dengan pendekatan teater musikal ala Broadway. Ia menambahkan, kisah yang diangkat tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga nilai-nilai cinta, dedikasi, dan keteladanan dari tokoh bangsa.
Musikal Sayap Cinta: Habibie & Ainun dijadwalkan tampil secara eksklusif pada 8 Mei 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pertunjukan ini mengangkat kisah cinta legendaris antara B. J. Habibie dan Hasri Ainun Besari melalui pendekatan teatrikal dan musikal, mulai dari pertemuan awal hingga perjalanan cinta keduanya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya Setiawan Djody, Hendro Soeroso, serta pemeran Ainun Dhea Seto. Hadir pula jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan yang mendampingi Menteri.
Menutup pertemuan, Fadli Zon menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam memajukan seni pertunjukan. Pemerintah, ujarnya, berkomitmen menghadirkan ruang kreatif yang inklusif dan berdaya saing global, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia di kancah nasional maupun internasional.**[DaBon]






